Kamis, 02 Desember 2010

Foto Bugil Clara Adelina Supit "Dewi Sartika"


Clara Adelin Supit juga dikenal sebagai Dewi Sartika (lahir tahun 1987 di Jakarta, Indonesia) adalah model Indonesia. Dia juga saat ini mahasiswa di universitas swasta BINUS di Bogor.


skandal ini sangat besar sekarang di Indonesia bahwa polisi sekarang mencari ke dalam masalah tersebut. Bogor Polisi, Komisaris Irwansyah mengatakan, Clara Adheline Supit laporan kepada Polisi pada hari Sabtu, foto-foto telanjang itu diambil untuk membantu sahabatnya Misly Safarini juga 23, warga Citeureup Bogor. Misly membutuhkan bantuan menyembuhkan kemudian pacarnya dari penyakit.

Berdasarkan laporan dari Clara dan beberapa kenalan, Irwansyah menjelaskan kronologi sampai ke foto yang berisi gambar telanjang dan eksplisit Clara Adelin Supit yang bocor dan beredar di dunia maya terutama pada jaringan sosial Facebook. Menurut informasi yang diperoleh, Clara Adelin Supit telanjang menembak menggunakan telepon seluler di kamar asrama dia di BINUS di daerah Kebon Jeruk Jakarta. Dalam pemeriksaan di Mapolresta Bogor, Clara telah mengakui menerima uang dari teman yang mengaku bahwa dia telah dibayarkan setelah difoto.

Clara bersedia tergoda oleh temannya di foto karena mereka naif menurut seorang teman, Misly. Baginya dan korban, Misly mengatakan, mantan pacarnya Joshua (26 tahun), mengatakan kepada mereka bahwa ia punya penyakit sihir. Menurut Misly, Yosua mengatakan ia hanya bisa sembuh dengan melihat foto bugil gadis cantik itu. Menurut dia karena persuasi terus-menerus, dan tidak memiliki hati untuk melihat teman-teman untuk mengemis, Clara manis yang juga seorang kapten cheerleader bersedia untuk berpose nak-ed. Setelah telanjang difoto, dia diberi uang tidak dikenal beberapa oleh Misly. Tapi ia memerintahkan Misly tidak menyebarkan foto dirinya kepada orang lain. Komisaris Irwansyah menjelaskan cerita itu dan dia mengatakan kepada wartawan untuk memperpanjang apa yang difoto. "Banyak foto-foto telanjang Dewi Sartika's Kebanyakan dari semuanya. Menghadap ke depan. Itu sebabnya semua bagian terlarang tubuh perempuan terkena," tegasnya.

Setelah berhasil mendapatkan gambar nak-ed dari model paruh waktu, Joshua kemudian menyimpannya di laptop yang dimiliki oleh Cristian. "Ketika Yosua melihat foto, kemudian disimpan di laptop milik saksi Cristian. Kalau begitu, gambar ini juga terlihat Albert yang juga seorang teman Cristian dan Yosua," kata Irwansyah. Albert diyakini menjadi orang di belakang bocor ke Internet. Albert, yang diyakini menyebarkan foto-foto panas Dewi Sartika dalam rekening Adheline Clara Supit agar, tidak memenuhi panggilan polisi. Polisi Bogor bermaksud untuk mengingat Albert pada Sabtu, April 17 Maret 2010. "Sejak Selasa, 13 April 2010 dia tidak datang, maka kita akan memanggilnya lagi besok (Sabtu)," kata Irwansyah. Dia mengatakan, menyerukan kepada Albert, merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan dua saksi lain yang disebut, Yosua dan Cristian. Berdasarkan informasi Cristian di depan penyidik, orang pertama yang menyebarkan foto Clara Adeline Supit panas di Facebook temannya, Albert.


"Kemungkinan besar, setelah pemeriksaan oleh tim penyidik, Albert akan menjadi tersangka. Karena, keterangan dari beberapa saksi, terutama Yosua dan memimpin Kristen Albert," jelasnya. Selain itu, katanya, setelah interogasi terhadap Cristian, dia menyebutkan bahwa Albert telah meng-upload gambar ke Internet. "Namun, kami masih menunggu informasi dari Albert," katanya. Cristian dan Yosua berencana untuk menyerahkan kepada petugas laptop yang berisi gambar Clara. "Jika kami telah menerima laptop, foto telanjang Clara yang telah terhapus akan diambil lagi," tegasnya.

Menurut Irwansyah, penyebaran ketelanjangan, akan dikenakan No Pasal 11 Undang-Undang IT 2008 Pasal 27 ayat 1 dan 3 orang dengan sadar menyebarkan cabul atau penghinaan, itu akan terancam dengan 6 tahun penjara dan / atau denda Rp 1 miliar.
INILAH FOTO CLARA YANG BEREDAR DI DUNIA MAYA>>>>

Clara Adelin Supit: Mahasiswi BINUS masih SHOCK berat

Foto bugil Clara Adelin Supit alias Dewi Sartika (23) kini beredar luas di internet. Penyebarnya, diduga teman Clara sejak dari Sekolah Dasar yang kini kuliah di Universitas Trisakti, Jurusan Pariwisata.

Mahasiswi Bina Nusantara (Binus) yang rela difoto bugil demi menyembuhkan pacar temannya hingga kini masih mengalami shock berat. Hal itu diungkapkan orang tua Clara saat ditemui di rumahnya di Ciparigi, Kota Bogor, Jawa Barat.baca selengkapnya

“Anak saya shock sekarang mas,” ujar ibunda Devi yang enggan disebutkan namanya. “Ya dari kecil mereka berteman mulai dari Sekolah Dasar hingga SMA satu sekolah,” kata dia. “Saat ini belum ada pengakuan dari dia, namun kami siap memaafkannya,” ujarnya.

Hasil browsing di sejumlah situs, foto bugil Clara itu, marak beredar di forum-forum dunia maya. Ada beberapa versi foto yang diklaim sebagai foto Mahasiswi Binus asal Bogor itu.

Salah satunya adalah, foto wanita berambut sebahu berponi yang tidak memakai sehelai benang pun dengan latar belakang foto di dalam sebuah kamar. Belum diketahui kebenaran foto tersebut apakah benar foto Clara atau bukan.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah menyebutkan, dalam laporan Clara ke Mapolresta Bogor pada Sabtu (10/4) lalu ia mau difoto telanjang untuk membantu temannya Misly Safarini (23), warga Citeureup Bogor, untuk menyebuhkan mantan pacarnya yang diguna-guna.

Berdasarkan laporan dari Clara, Irwansyah menjelaskan kronologi hingga foto syur Clara beredar di dunia maya dan akun jejaring pertemanan itu. Keterangan yang diperoleh, pengambilan gambar Clara tanpa busana dengan menggunakan telepon genggam dilakukan di sebuah kamar kos di kawasan Kebon Jeruk Jakarta. Clara bersedia di foto karena dirayu temannya Misly. Kepada Clara, Misly mengatakan, mantan cowoknya Joshua (26), terkena penyakit guna-guna. Menurut Misly, Joshua baru bisa sembuh jika melihat foto bugil cewek cantik.

Karena termakan rayuan, dan tak tega lihat temannya yang memohon, gadis manis yang juga seorang kapten pemandu sorak itu rela berpose bugil. Usai berfoto bugil, Clara diberi sejumlah uang oleh Misly. Clara berpesan agar Misly tidak menyebarkan foto dirinya kepada orang lain.


Namun mendapati fotonya tersebar di dunia maya, Clara pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Bogor.

Didenda Rp1 Miliar

Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah yang menangani foto bugil mahasiswi Binus Dewi Sartika, mengungkapkan, penyebar foto bugil diancam penjara 6 tahun atau denda Rp 1 miliar.

“Pelaku penyebaran gambar telanjang, akan dikenakan pasal UU IT Nomor 11 tahun 2008 pasal 27 ayat 1 dan 3 tentang seseorang dengan sengaja menyebarkan asusila atau penghinaan,” ujar Irwansyah.

Foto-foto bugil mahasiswi Binus asal Bogor itu sebagian besar dalam pose menghadap ke depan. Dari keterangan tiga saksi, foto-foto itu menjadi bugil karena pose-posenya menghadap ke depan.

Hingga saat ini, petugas belum menetapkan tersangka atas kasus ini. Namun demikian, satu nama teman Dewi, yaitu Joshua, mahasiswa Trisakti diduga sebagai pelaku penyebaran gambar tanpa busana. Dia baru dimintai keterangan kemarin.

Foto syur Dewi Sartika, yang menggunakan nama Clara Andheline Supit, menurut Kasat Irwansyah, terakses di account FB, clara.supit@yahoo.com. “Banyak foto telanjang korban. Paling banyak itu menghadap kedepan. Makanya semua yang terlarang terlihat semua,” tandas Irwansyah.
Nih Foto Cantik Clara..

Roy Suryo Yakin Foto Bugil Clara Adelina Supit Sengaja Diabadikan

Quantcast
Pakar Telematika, Roy Suryo meyakini kalau foto syur Clara Adelina Supit, yang beredar luas melalui jejaring sosial Facebook diabadikan dalam keadaan sadar.

“Saya sudah melihat langsung foto itu sejak ramai diperbincangkan. Gambar tersebut terekam secara sengaja. Jadi dibuat dalam keadaan sadar,” tegas Roy Suryo dengan penuh keyakinan, di Makassar, Sabtu 17 April 2010.
baca selengkapnya

Bahkan ia menyebutkan, jika kamera yang digunakan untuk mengambil gambar bukan kamera telepon genggam. Tapi kamera yang digunakan adalah kamera Digital SLR yang biasa digunakan para profesional. Meski demikian, anggota komisi I DPR-RI ini enggan berkomentar banyak tentang foto syur Clara Supit. Roy mengaku tidak memiliki kebebasan untuk berkomentar tentang foto-foto syur seperti sebelumnya. Alasannya, posisinya yang saat ini menjabat wakil rakyat tersebut, membatasinya untuk lebih berkomentar banyak tentang kasus foto-foto bugil.

“Saya tidak sebebas dulu lagi. Saya saat ini bisa berkomentar tentang itu jika sudah masuk ke ranah hukum. Misalnya sudah diproses ke Pengadilan,” tambahnya.

Roy sendiri sangat khawatir dengan kasus foto syur, yang makin banyak. Hal itu tidak lepas dari makin berkembangnya dunia di bidang penguasaan teknologi.

Sebagai solusinya, pemerintah Indonesia harus memperketat aturan tentang Informasi Teknologi (IT). Salah satunya mendorong Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Teknologi Informasi (TPTI) untuk segera dibahas di DPR, yang selanjutnya akan dijadikan UU.

“RUU itu harus digolkan menjadi UU. Jika tidak, maka kasus serupa akan makin menjadi-jadi,” tegas Roy yang diundang ke Makassar untuk berbicara tentang IT ini.
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...